Beda Usia, Beda Caranya



[postlink]http://gillaullikcreation.blogspot.com/2010/03/beda-usia-beda-caranya.html[/postlink]Tugas sebagai orang tua terlebih ketika mereka mulai beranjak remaja dan sudah bisa mandiri dalam hidupnya maka terasa telah usai, padahal sebenarnya tugas itu belumlah usai karena ada sifat dasar yang berada didalam diri mereka baik sebagai kelebihan maupun kekurangan yang tetap perlu diasuh sehingga kita dapat menghantarkan mereka menjadi seseorang yang sukses. Karenanya One Size Can’t Fit All. Hal ini disampaikan di depan media oleh Novian Triwidia Jaya, seorang Life Coach yang sering menghadapi kasus kebutuhan anak versus keinginan orangtua.

“Saya menyarankan kepada orang tua, serta remaja yang telah memiliki hak untuk menentukan asupan nutrisi untuk memperhatikan asupan nutrisi gizi yang baik, dan bukan hanya asupan nutrisi saja tetapi orang tua menjadi tidak lagi mengabaikan tahapan usia perkembangan anak-anak dengan menyamaratakan perlakuan terhadap mereka serta asupan nutrisinya baik untuk kakak dengan adik serta perempuan dengan laki-laki,” ungkap Novian.

Senada dengan hal tersebut, dr. Samuel Oetoro, Clinical Nutrition Specialist yang juga hadir sebagai narasumber pada media briefing, menyampaikan, “Usia anak-anak di atas 5 tahun sampai dengan 18 tahun adalah usia yang bisa dikatakan kurang terekspos oleh asupan nutrisi. Para ibu cenderung untuk mengabaikan konsumsi nutrisi bagi anak-anak di usia tersebut, di sisi lain, anak pra remaja dan remaja yang sudah memiliki kebebasan untuk memilih asupan gizinya juga sering kali mengabaikan atau bahkan tidak tahu sama sekali nutrisi apa yang sebaiknya dikonsumsi untuk memaksimalkan pertumbuhan mereka.

Salah satunya susu yang memegang peranan penting dalam menunjang pertumbuhan 3B (body, bone, and brain) di masa pra-pubertas dan pubertas justru sering kali terabaikan, padahal susu merupakan salah satu bahan makanan sumber kalsium dan protein yang sangat membantu memenuhi kebutuhan yang meningkat di tiap tahapan perkembangan usia anak.”

Anak-anak mengalami perubahan baik secara fisik dan hormonal sejalan dengan pertumbuhan dari anak – anak ke tingkat remaja. Diperlukan perhatian khusus untuk dapat menfasilitasi serta menjawab kebutuhan yang berbeda di masa tersebut. Semenjak usia lebih dari 5 tahun, perhatian orang tua terhadap anak khususnya untuk nutrisi berbeda ketika anak masih berusia kurang dari 5 tahun, padahal pertumbuhan mereka masih sampai usia 18 tahun.

Dr. Samuel menambahkan, “Pemberian nutrisi yang tepat masih sangat dibutuhkan karena adanya perbedaan kebutuhan akan asupan nutrisi bagi anak – anak di setiap masa pertumbuhannya, yakni masa pertumbuhan anak (5 – 8 tahun), pra remaja (9 – 12 tahun), dan remaja (13 – 18 tahun). Sehingga anak-anak membutuhkan asupan nutrisi yang berbeda sesuai dengan usia perkembangannya dimana One Size Can’t Fit All.”