Belajar Membuat Coffee Espresso



[postlink]http://gillaullikcreation.blogspot.com/2010/02/belajar-membuat-coffee-espresso.html[/postlink]
Membuat espresso jadi kelihatan rumit karena banyak hal yang perlu diperhatikan untuk membuat espresso yang baik. Selain faktor 4M (MacinazzioneMiscela,MacchinaMano), espresso juga sebaiknya dibuat dengan kecepatan tinggi (seluruh proses pembuatannya harus selesai dalam waktu kurang dari 60 detik) untuk memperoleh hasil yang maksimal.
Faktor kecepatan akan kita abaikan untuk sementara; artikel ini khusus dibuat untuk pemula/orang yang baru pertama kali membuat espresso -yang sudah bisa dilarang protes. 

Lebih baik caranya benar dulu. Biarkan kecepatan anda bertambah secara natural sejalan dengan bertambahnya pengalaman. Seperti kata 
David Schomer,kebanyakan murid terbaiknya bukanlah yang tercepat waktu pertama kali belajar.

Alat2 yang Diperlukan

  • mesin espresso, tentu saja
  • grinder
  • tamper
  • cangkir keramik -kalau ada demitasse lebih baik
  • stopwatch
  • gelas takar
Sudah siap semua? Sekarang..

Ikuti Langkah2 Berikut

  1. Pastikan mesin espresso anda sudah mencapai panas optimal.
    Mesin espresso membutuhkan waktu tertentu untuk mencapai panas optimalnya. Kalau anda baru saja menghidupkan mesin espresso anda, tunggu 30-45 menit. Untuk pastinya 
    baca buku petunjuk mesin anda.
    Tiap mesin punya cara dan waktu berbeda untuk mencapai panas optimalnya. Sangat dianjurkan untuk membaca buku petunjuk mesin espresso anda sebelum menghidupkannya pertama kali.
  2. Panaskan cangkir keramik.
    Biasanya dilakukan dengan cara menuangkan air panas ke dalam cangkir. Atau kalau anda memakai mesin 
    HX, bisa juga dilakukan pada saat grouphead flushing (membilas grouphead untuk menurunkan suhunya).
  3. Giling biji kopi secukupnya.
    Jangan giling terlalu banyak karena bubuk kopi yang tidak terpakai akan 
    nge-drop kualitasnya bila tidak segera diekstraksi. Tidak perlu khawatir, sejalan dengan bertambahnya pengalaman anda akan tahu seberapa takaran yang cukup untuk seporsi single/double-shot espresso.
    Waktu menunggu grinder melakukan pekerjaannya bisa dipakai untuk melakukan 
    grouphead flushing bila anda memakai mesin HX: biasanya proses ini memakan waktu sekitar 30 detik, jadi -tergantung dari kecepatan grinder anda- seharusnya kedua proses ini akan selesai dalam waktu hampir bersamaan.
  4. Distribusi.
    Masukkan bubuk kopi ke dalam 
    portafilter, kemudian ratakan permukaan bubuk kopi dengan jari/permukaan rata lain sehingga bubuk kopi tidak bertumpuk di satu tempat. Kebanyakan barista menggunakan jari kelingkingnya untuk melakukan distribusi. Makanya hati2 kalau barista di coffee shop langganan anda suka ngupil. 
  5. Tamping.
    Lakukan 2 kali 
    tamping: yang pertama dengan tekanan sekitar 9 kg, tepuk dua sisi luar portafilter dengan tamper untuk melepas bubuk kopi yang menempel di dinding saringan (jangan terlalu keras, nanti malah gundukan kopinya jadi berantakan), lakukan tamping sekali lagi dengan tekanan sekitar 18 kg, kemudian angkat tamper dengan gerakan memutar.
    Selalu bersihkan sisi atas portafilter dari bubuk kopi sebelum memasangnya ke groupheadSisa bubuk kopi di atas portafilter bisa merusak grouphead gasket (karet penyekat grouphead).
    Bingung? Anda bisa download video distribusi dan tamping (3,15 MB) di sini.
  6. Ekstraksi.
    Pasang 
    portafiler ke grouphead sampai rapat, siapkan stopwatch anda. Tekan tombol ekstraksi, start stopwatch, tunggu 22-28 detik, stop ekstraksi.
    Nanti akan tiba saatnya anda tidak memerlukan 
    stopwatch lagi, tapi untuk sementara ini jangan buang stopwatch anda dulu. 
  7. Evaluasi.
    Takar espresso yang baru saja anda buat. Volume espresso seharusnya ± 30 ml untuk 
    single-shot dan ± 60 ml untuk double-shot. Kalau espresso yang anda hasilkan terlalu banyak/terlalu sedikit berarti setelan grinder anda salah:
    • Terlalu banyak: bubuk kopi terlalu kasar
    • Terlalu sedikit: bubuk kopi terlalu halus
    Ubah setelan grinder anda, kemudian ulangi lagi dari langkah 1 sampai volume espresso yang anda hasilkan benar.
    Anda hanya perlu melakukan ini sekali saja kok. Kalau sudah menemukan setelan grinder yang tepat anda bisa membuat espresso terus menerus tanpa harus menakarnya lagi sampai: a/ganti jenis kopi, b/kualitas biji kopi berubah (mungkin karena terlalu lama), atau c/terjadi perubahan suhu udara yang drastis
Satu hal yang membuat orang terus belajar dan bertambah mahir -dalam semua hal- adalah evaluasi. Dengan evaluasi anda bisa menemukan kekurangan dan kelebihan dari hasil yang anda capai saat ini sehingga bisa dijadikan bahan untuk mencapai hasil lebih baik di kali berikutnya.
Ok, anda sudah berhasil membuat espresso anda yang pertama. Volumenya juga sudah benar. Ada 2 hal lagi yang perlu anda lakukan: menilai tampilan crema, dan mencicipinya.